Cantik Dan Menantang - ENJOY EVERY MOMENT

Rabu, 25 April 2018

Cantik Dan Menantang

Sumber: Google













Sukawati merupakan pusat perbelanjaaan seni terbesar di pulau Bali, namun diantara hiruk pikuk keramaian pasar terdapat suatu lembah kecil yang dapat memacu adrenalin namun menangkan hati setiap tamu yang datang. Beji Guwang sebutannya, yang merupakan suatu ngarai tersembunyi yang terbentuk secara alami tanpa sentuhan manusia. Beji guwang berlokasi di 15 km dari kota Gianyar atau sekitar 14 km dari kota Denpasar.

Sumber: Google
Rute tercepat dari kota Denpasar melalui by pass Ida Bagus Mantra sampai di perempatan desa ketewel kemudian belok mengarah ke jalan raya Ketewel kemudian ke jalan Raya Guwang. Sesampai di patung garuda kira-kira lagi 750 meter lagi terdapat Pura Dalem dengan area parkir yang cukup luas dan merupakan tempat parkir kendaraan untuk selanjutnya jalan kaki menuju Hidden Canyon Beji Guwang Sukawati.

Tempat wisata ini cukup sulit ditemui, sehingga tak jarang banyak turis lokal maupun asing memberikan julukan “Hidden Canyon”. Namun, disisi lain ngarai tersembunyi ini memiliki keindahan yang tidak dapat ditemukan dimanapun, sehingga tak sedikit rombongan wisatawan singgah ke tempat ini untuk sekedar mengabadikan tempat wisata ini.

Indahnya Beji Giwang


Sumber: Google
Beji Guwang konon merupakan ngarai terbentuk akibat erosi aliran sungai secara alami. Erosi ini terjadi selama ribuan tahun dan akhirnya membentuk sebuah ngarai pada aliran sungai. Beji sendiri dalam bahasa bali berarti sungai yang dianggap suci. Masyarakat sekitar sungai Guwang sendiri memanfaatkan air sungai ini sebagai kebutuhan air minum dan air suci untuk keperluan upacara di pura-pura sekitar.

Hidden Canyon Beji Guwang Bali menjadi popular setelah foto-foto tempat wisata tersebut diunggah di internet oleh seorang fotografer dari Klungkung. Bermula dari foto tesebut lah keindahan Hidden Canyon Beji Guwang terkuak dan membuat khalayak publik pemburu tempat wisata penasaran akan tempat wisata tersembunyi tersebut.

Tempat ini pun dijadikan sebagai objek wisata setelah banyak dikunjungi oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Selain itu, tak jarang Beji Guwang juga digunakan sebagai spot foto romantis untuk pra wedding atau potret model.

Beji Guwang merupakan tempat wisata yang baru populer semenjak beberapa bulan lalu, karena tempat wisata ini hanya diketahui oleh penduduk setempat saja karena berada di kawasan suci, seiring berjalannya waktu penduduk lokal setempat memutuskan untuk membuka Ngarai yang indah ini kepada pengunjung luar untuk mengingkatkan pendapatan desa dan masyarakat lokal. Wisatawan dapat menikmati keindahan ngarai ini dengan membayar Rp 15.000 per orang. Tempat wisata ini cukup terawat dan bersih, dimana ditempat wisata ini juga telah menyediakan toilet dan air bersih bagi wisatawan dan sangat bersih jauh dari hamparan sampah yang merusak pemandangan.

Tidak banyak kegiatan yang dapat dilakukan di dalam tempat wisata Beji Guwang Bali. Para wisatawan lokal maupun asing dapat menikmati keindahan alam yang dimiliki ngarai tersembunyi ini, melalui tebing-tebing dan batuan alam yang terbentang kurang lebih sepanjang 700 meter. Beji Guwang dapat pula dijadikan sebagai alternatif olahraga karena untuk menikmati keindahan alam didalamnya wisatawan perlu melalui tebing-tebing dan bebatuan.

Untuk menikmati pemandangan di Beji Guwang sangat diperlukan stamina dan mental yang kuat. Karena untuk menikmati keindahan ngarai tersembunyi ini wisatawan harus masuk kedalam ngarai tersebut. Didalam ngarai indah ini wisatawan dapat menikmati sajian batuan besar indah yang memanjakan refleksi mata. Namun medan yang dilalui sangat lah berbahaya karena sangat curam, dimana jalan yang harus dilalui hanya terdapat di sisi-sisi batuan tebing yang mengapit sungai panjang yang kedalamannya hingga mencapai 5 meter dan tidak memiliki pengamannya, sehingga tak jarang wisatawan dapat terjatuh kedalam sungai ditambah lagi dengan tetesan air dari batuan yang membuat batuan menjadi licin. Jarak yang ditempuh wisatawan cukup panjang dengan medan berbatu dan curam yang dapat ditempuh dengan durasi kurang lebih 1 jam, maka sangat ideal dikunjungi saat pagi hari, namun saat hujan tempat wisata ini ditutup karena dibeberapa rute ngarai ini dapat tertutup dengan dengan air sungai yang meluap, sehingga cukup berbahaya untuk dikunjungi.  Namun tidak perlu dikhawatirkan, masyarakat sendiri menyediakan jasa pemandu yang dapat disewakan dengan harga Rp 75.000 hingga Rp 100.000.

Selain keindahan bebatuan dan tebing-tebing penghapit sungai, tempat wisata ini juga menyajikan sensasi keteduhan pemandangan hutan tropis sebagai atap penutupnya. Namun pada kenyataannya, pemandangan itu bukanlah hutan tropis tetapi sawah para penduduk yang sistem pengairannya juga bergantung pada aliran sungai Beji Guwang. Sistem pengairan sawahnya berputar dari atas ke bawah. Sepanjang perjalanan pemandangan tebing-tebing indah di Beji Guwang wisatawan akan melintasi bebatuan kecil yang membentang sepanjang sungai, sehingga sangat ideal bagi para wisatawan untuk menggunakan alas kaki yang tepat untuk melintasi medan yang variatif.
Setelah melalui kemegahan ngarai Beji Guwang, wisatawan dapat menaiki beberapa anak tangga yang akan melintasi beberapa rumah penduduk. Setelah itu, wisatawan akan disajikan dengan keindahan sawah yang membentang luas diantara jalan setapak yang dapat dilalui pengunjung sebagai jalan untuk kembali ke tempat parkir. Spot ini juga sangat bagus untuk berfoto, selain sawah, pada spot ini wisatawan juga akan menemukan ladang bunga khas bali yang cukup luas namun tidak setiap saat dapat tumbuh. Dalam perjalanan ketempat parkir, wisatawan juga dapat menemukan little zoo yang didalamnya memelihara beberapa hewan kecil dan reptil seperti iguana, ular dan lain sebagainya. Dalam little zoo tersebut wisatawan dapat berfoto dengan hewan-hewan dengan mengeluarkan kocek sebesar Rp 10.000 per orang. Setelah melintasi little zoo wisatawan akan sampai kembali ke tempat parkir sebagai akhir dari perjalanan wisata di Beji Guwang.

Tidak ada komentar:

@fransiskasan